Jakarta, Di hari libur seperti ini, para suami yang biasanya sibuk pada hari kerja lebih suka bersantai di rumah. Dibanding menuruti hasrat malas, ada baiknya membantu istri mengerjakan pekerjaan rumah tangga. Penelitian menemukan bahwa suami yang jarang melakukan pekerjaan rumah tangga rentan mengalami gangguan mental.
Sebuah penelitian di Swedia menemukan bahwa para suami yang enggan membantu istrinya mengerjakan pekerjaan rumah tangga cenderung mudah mengalami kecemasan dan sulit berkonsentrasi. Tak hanya itu, para suami yang egois ini jantungnya juga lebih mudah berdebar-debar dibanding suami yang ringan tangan.
Penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan dari Universitas Umea di Swedia ini melihat aspek tanggung jawab di rumah dan bagaimana pengaruhnya terhadap pasangan. Para peserta dalam penelitian memiliki usia yang relatif sama dan telah diteliti sejak tahun 1981 saat masih berusia 16 tahun.
Para peneliti menemukan bahwa suami pemalas, yaitu suami yang sangat sedikit membantu pekerjaan rumah tangga, ternyata lebih banyak mengalami tekanan psikologis dibanding suami yang rajin membantu istrinya. Selain itu, suami yang kurang rajin cenderung memiliki status sosial ekonomi yang lebih rendah dibanding istrinya.
"Secara keseluruhan di Swedia, perempuan masih melakukan sebagian besar pekerjaan rumah tangga. Namun, kami menemukan bahwa jauh lebih baik bagi laki-laki jika mau mengambil separuh pekerjaan rumah tangga," kata peneliti, Lisa Harryson seperti dilansir Daily Mail, Minggu (23/9/2012).
Gangguan ini tak hanya dialami suami saja. Istri yang harus bekerja keras karena suaminya tak mau menyentuh pekerjaan rumah tangga juga lebih cepat lelah dan berisiko mengalami gangguan kesehatan.
Harryson mengatakan, meskipun Swedia memiliki budaya kesetaraan gender yang kuat, temuan ini tetap berlaku untuk negara-negara lain. Harryson juga menemukan bahwa kebanyakan peserta dalam penelitian merasa sulit mendiskusikan beban kerja dan peran gendernya di rumah.
Oleh karena itu, Harryson menyarankan pasangan untuk mendiskusikan perannya masing-masing. Pasangan harus mau mencoba melakukan hal-hal yang sebelumnya jarang dilakukan. Bertukar peran dalam urusan rumah tangga akan bermanfaat bagi pasangan.Read More...
Sunday, September 23, 2012
Suami yang Malas Bantu Beres-beres Rumah Rentan Kena Gangguan Mental
Wednesday, September 19, 2012
Windows Server 2012 Support Hingga 64 Prosesor
Friday, August 31, 2012
Menakjubkan, Hasil Undian Liga Champions 2012/2013
Tuesday, August 28, 2012
7 Kebiasaan yang Dilakukan Orang Sukses
Untuk dapat meraih kesuksesan, setiap orang tentunya membutuhkan perjuangan dan pengorbanan. Sebab, kesuksesan tidak dapat dicapai secara mudah dan gratis.
Tak sedikit orang berhasil untuk meraih kesuksesan tertinggi dalam hidup mereka. Namun, tak sedikit pula yang gagal untuk mencapai apa yang mereka inginkan. Padahal, seseorang bisa sukses karena ia memiliki kebiasaan baik yang selalu diaplikasikan dalam kehidupan sehari-harinya. Lantas, apa sajakah kebiasaan yang dimaksud? Yuk, simak di sini, seperti dikutip dari Bold Sky.
1. Bangun Lebih Awal
Orang sukses memiliki kebiasaan bangun pagi. Mengapa bisa demikian? Karena bangun pagi dapat memberi mereka waktu lebih untuk belajar atau bekerja. Jika Anda bangun terlambat, maka Anda bisa kehilangan kesempatan untuk menjadi 'orang pertama' yang bertindak dan waktu Anda untuk bekerja pun menjadi lebih sedikit.
2. Gairah dan Profesi
Seni mengubah gairah menjadi profesi merupakan mantra paling dasar untuk sukses. Ada beberapa orang yang telah sukses dengan tidak mengejar gairah mereka. Jadi jika Anda memiliki kebiasaan menulis, Anda harus mengubahnya menjadi profesi ketimbang mencoba untuk memilih menjadi wirausaha yang mungkin dapat memberikan keuntungan yang banyak tetapi tidak sesuai dengan minat Anda.
3. Jaringan
Tak sedikit orang berhasil mencapai kesuksesan dengan cara mengembangkan jaringan yang baik. Apalagi saat ini banyak situs jejaring sosial yang tersedia sehingga mempermudah Anda untuk memiliki jaringan yang luas. Biasanya, orang yang sukses juga selalu dikelilingi oleh teman-teman yang sukses pula.
4. Pengetahuan
Ilmu merupakan modal penting untuk mencapai kesuksesan. Dengan pengetahuan, Anda bisa berpikir jauh ke depan sehingga Anda bisa mulai merencanakan setiap langkah untuk mencapai target yang diinginkan. Semua bersumber dari akal. Jadi sebaiknya milikilah pengetahuan yang luas dari sekarang.
5. Mengelola Waktu
Anda dapat meraih kesuksesan jika Anda bisa mengelola waktu dengan baik. Orang sukses selalu memiliki berbagai macam trik untuk bisa mengelola waktu mereka dengan baik dan benar. Biasanya mereka membuat catatan mengenai jadwal apa saja yang harus mereka lakukan. Sehingga ini menjadi kebiasaan yang paling efektif.
6. Mengambil Risiko
Orang yang suka mengambil risiko dalam hidupnya, berarti dia adalah orang yang dekat dengan kesuksesan. Ingatlah bahwa tidak ada orang yang sukses di dalam hidupnya jika mereka tidak mau berjuang dan berkorban.
7. Perfeksionis
Tentunya Anda sudah mengetahui bahwa kebanyakan atasan memiliki sikap yang perfeksionis. Hal tersebut dikembangkan karena setiap pemimpin mempunyai keinginan untuk mencapai kesempurnaan. Maka dari itu, mereka selalu bersikap perfeksionis di hadapan karyawannya.
Read More...
Harga Tanah Kelapa Gading Paling Melejit di Jakarta
Jakarta - Survei Bank Indonesia (BI) mencatat terjadi kenaikan harga tanah (di pasar sekunder) di kawasan Jakarta selama periode triwulan II-2012. Kenaikan harga paling tertinggi terjadi di kawasan Kelapa Gading.
Dibandingkan tiga bulan sebelumnya, harga tanah di Jakarta rata-rata mengalami kenaikan 3,78% dengan kenaikan tertinggi terjadi pada rumah segmen atas 3,85%.
"Berdasarkan wilayah kenaikan harga tanah tertinggi terjadi di wilayah Jakarta Utara (4,28%) terutama wilayah Kelapa Gading (7,44%) dan Sunter (5,95%) dengan harga jual rata-rata Rp 8,72 juta," jelas survei BI seperti dikutip detikFinance, Selasa (28/8/2012)
Menurut survei tersebut alasan melejitnya harga tanah di kawasan utara khususnya Kelapa Gading disebabkan adanya anggapan kawasan ini merupakan huhian terbaik untuk kelas menengah dan atas.
"Kenaikan harga tanah terendah terjadi di wilayah Jakarta Timur 3,14% (q to q) dengan rata-rata harga jual tanah sebesar Rp 4,55 juta," jelas laporan BI.
Meskipun harga tanah di kawasan timur Jakarta tercatat mengalami kenaikan terendah, namun diproyeksikan kawasan ini bakal meningkat karena ditopang oleh kawasan pusat perbelanjaan seperti Sentra Timur dan juga dibangunnya perkantoran dan apartemen baru seperti The Green Pramuka dan Garden City.
Selain itu survei itu menunjukan menjual rumah bekas di kawasan utara paling cepat terjual, antaralain kawasan Pluit, Sunter dan Kelapa Gading. Jakarta Timur pun menjual rumah bekas cukup cepat setelah wilayah utara.
"Rumah yang paling cepat terjual adalah rumah untuk segmen menengah, faktornya antara lain lokasi rumah, harga jual, kenyamanan, keamanan, fasilitas dan view," jelas survei ini.
Survei properti residensial untuk pasar sekunder oleh BI dilakukan sejak triwulan I-2011 terhadap responden di lima wilayah Jakarta antaralain Jakarta Barat (Kebon Jeruk, Tanjung Duren, Citra Garden), Jakarta Timur (Menteng Metropolitan, Pulo Mas dan Jatinegara Baru), Jakarta Selatan (Pondok Indah, Cilandak/Pasar Minggu dan Tebet), Jakarta Utara (Kelapa Gading, Sunter dan Pluit) dan Jakarta Pusat (Menteng, Cempaka Putih dan Kemayoran).
Jumlah data mencakup 60 rumah besar dan menengah di lima wilayah Jakarta. Dalam survei ini untuk katagori rumah menengah adalah rumah dengan luas bangunan 80-150 m2, rumah besar dengan luas di atas 150 m2.Read More...
