Jakarta - Soal korupsi, Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD mempunyai pandangan sendiri. Menurutnya ada empat institusi pemerintah yang dinilainya paling korup. Apa saja?
Berikut 4 instansi yang menurutnya penuh dengan praktik korupsi dan kolusi:
Soal Ditjen Pajak, Mahfud mengatakan kasus mafia pajak Gayus Tambunan merupakan kasus yang fenomenal karena seorang pegawai negeri golongan III A memiliki kekayaan lebih dari ratusan miliar yang bisa dideteksi.
"Hal ini merupakan suatu masalah sehingga banyak orang men-judge negatif pajak. Lebih terkenal Gayus daripada Dirjen Pajak. Lebih terkenal Gayus daripada kantor pajak. Padahal sebenarnya soal Gayus ini hanyalah sebuah noktah dari sebuah mozaik, yang jika dilihat secara objektif hal ini hanya bagian kecil saja. Masih banyak pegawai pajak yang memiliki idealisme dan berintegritas dalam melaksanakan tugas negara. Gayus memang spektakuler," papar Mahfud.
Dikatakan Mahfud, dilihat dari seluruh prosesnya, orang seperti Gayus bisa mengatur kejaksaan, mengatur kepolisian, mengatur pengadilan, sampai ke imigrasi dan sipir penjara (Kemenkumham). Artinya, pelanggaran-pelanggaran hukum di Ditjen Pajak tidak berdiri sendiri, sehingga tidak objektif kalau kita menggeneralisasi Ditjen Pajak sebagai instansi buruk.
"Belajar dari kasus Gayus, bahwa 'gayus-gayus' itu adalah potret dari mafia hukum di Indonesia. Di mana Gayus tidak main sendiri dan melibatkan banyak pihak, pasti ada bandar atau mafianya dari kepolisian, kejaksaan, hakim, dan pihak-pihak terkait lainnya. Oleh sebab itu, kalau kita bicara soal perpajakan harus bicara komperehensif. Kalau kita lihat korupsi, kolusi dan mafia di Indonesia sudah merajalela terjadi di semua lini," tukas Mahfud.
Dikatakan Mahfud, banyak orang yang mengatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia 6,5% bukan karena negara atau kepemimpinan melainkan tumbuh sendiri secara otomatis dari ekonomi rakyat.
"Sehingga dikatakan kalau hal ini dilakukan dengan benar di mana korupsi semua dibersihkan, maka suatu hal yang sangat mungkin pertumbuhan ekonomi di Indonesia bisa mencapai 11-12%," tutup Mahfud.Read More...
Saturday, April 28, 2012
Ini Dia 4 Instansi Negara yang terkorup
Wednesday, April 25, 2012
Hasil Drawing Piala Eropa 2012
Grup A
Polandia
Yunani
Rusia
Republik Ceko
Grup B
Belanda
Portugal
Jerman
Denmark
Grup C
Spain
Italia
Republik Irlandia
Kroasia
Grup D
Ukraina
Swedia
Prancis
Inggris
Monday, April 23, 2012
Jangan Berolahraga Saat Mengalami Kondisi Ini
"Kuncinya adalah merasakan kondisi tubuh dan memperhatikan isyarat yang diberikan, maka seseorang dapat memutuskan apakah dirinya dapat melakukan olahraga yang tepat saat itu," kata Katie Rothstein, MS, ahli fisiologi olahraga Cleveland Clinics.
Seperti dilansir WebMD, Senin (23/4/2012), berikut adalah kondisi-kondisi di mana tubuh tidak boleh melakukan olahraga.
Demam
"Demam terjadi karena sistem kekebalan tubuh sedang berusaha memerangi infeksi. Maka, tubuh sebaiknya menghindari tekanan yang diakibatkan dari olahraga," kata Stephen Rice, MD, PhD, anggota American College of Sports Medicine dan direktur Jersey Shore University Medical Center di Neptune, New Jersey.
Jika memaksakan diri berolahraga, berhati-hatilah agar tidak mengalami kelelahan dan dehidrasi karena cairan tubuh menurun ketika tubuh demam. Olahraga yang dilakukan juga tidak akan optimal karena demam meningkatkan laju jantung saat istirahat.
Pilek dan flu
Para ahli mengatakan bahwa olahraga dalam intensitas sedang masih diperbolehkan saat terserang pilek biasa. Jika mengunjungi tempat fitness saat terserang flu, gunakan pembersih tangan dan sekalah permukaan alat yang tersentuh sehingga tidak berisiko menulari orang lain. Flu yang disertai demam jelas akan menjadi makin buruk jika ditambah dengan berolahraga.
Asma
Jika serangan asma disebabkan oleh infeksi pernapasan, jangan berolahraga selama beberapa hari dan periksa ke dokter jika gejala terus berlangsung. Jika dokter sudah membolehkan berolahraga dan asma sudah dapat dikendalikan dengan baik, maka barulah boleh berolahraga.
Mulailah lakukan olahraga secara perlahan dan lakukan pemanasan selama 10 menit. Hentikan kegiatan jika tidak dapat mengatur napas atau merasa lelah dan lemah. Yang terpenting, selalu sediakan pengobatan.
Baru saja mengalami gegar otak
Jangan berolahraga sampai dokter membolehkan. Gegar otak adalah cedera otak traumatis dan otak perlu waktu agar dapat benar-benar sembuh.
"Jika kepala mengalami cedera karena olahraga sebelum cedera akibat gegar otak sudah sembuh benar, otak lebih berisiko mengalami kerusakan akibat pembengkakan," kata Rice.
Cedera lama yang kumat kembali
Apabila cedera lama akibat olahraga kambuh lagi, segera temui dokter. Gangguan ini biasanya bukan pertanda baik, terutama jika rasa sakit terus dialami selama beraktivitas. Nyeri tiba-tiba memerlukan perhatian medis dengan segera.
Tidak tidur semalaman dan terlalu lelah untuk berolahraga
Olahraga pagi mungkin dibutuhkan setelah semalaman begadang dan perlu meningkatkan energi. Tapi jika tubuh terasa sangat lelah, jangan berolahraga dan kalau perlu temui dokter. Kelelahan yang ekstrim dapat menjadi pertanda penyakit.
Merasa sakit saat terakhir kali berolahraga
Jangan berolahraga sebelum menemui dokter untuk mengetahui dan mengatasi cedera. Jika memaksakan diri berolahraga, bisa jadi membuat cedera makin parah. Meskipun rasa nyeri bisa mereda setelah berolahraga, ada kemungkinan berolahraga akan memperburuk nyeri yang dialami sebelumnya.
Punggung sakit
Perhatikan apa yang membuat rasa sakit mereda atau justru memburuk. Cobalah untuk menghindari gerakan-gerakan yang memicu rasa sakit agar cepat sembuh. Jika rasa sakit berlanjut atau mengganggu kegiatan sehari-hari, pergilah ke dokter.
Otot sakit
Ketika otot merasa sakit, boleh-boleh saja berolahraga, tapi sebaiknya lakukan dalam intensitas ringan seperti berjalan. Sebaiknya jangan berolahraga dan perbanyak istirahat jika rasa sakit yang dialami menjadi parah. Jika otot sakit disebabkan terlalu banyak berolahraga, menghindari olahraga untuk sementara waktu akan membuat otot pulih lebih cepat.
Hamil
Tanyakan kepada dokter mengenai program olahraga yang aman. Yoga, berenang, berjalan, dan olahraga intensitas rendah dapat sangat bermanfaat selama kehamilan. Pastikan untuk tetap terhidrasi, istirahat yang cukup dan hindari panas. Hindari olahraga yang menekan punggung dan perut.
Ini Akibatnya Jika Langsung Tidur Setelah Makan
Langsung tidur setelah makan dapat membuat tubuh Anda bekerja keras untuk mencerna makanan terakhir yang masuk ke perut dan hal tersebut dapat menyebabkan masalah, mulai dari gangguan pencernaan hingga peningkatan risiko stroke.
Berikut beberapa bahaya yang terjadi jika Anda langsung tidur setelah makan, seperti dilansir Livestrong, Senin (23/4/2012):
1. Berat badan naik
Untuk menurunkan berat badan, Anda harus membakar kalori lebih banyak dari kalori yang Anda masukkan ke tubuh. Makan larut malam sangat berbahaya karena bisa membuat tubuh menumpuk lemak lebih banyak. Jika Anda lapar tengah makan, sebaiknya cobalah mengisi perut dengan makanan sehat seperti salad dan buah, bukan makanan tinggi kalori seperti kue atau pizza.
2. Rasa panas di dada
Berbaring setelah makan mungkin akan membuat Anda merasa baik pada awalnya. Tapi sementara tubuh beristirahat, sistem pencernaan akan bekerja keras. Langsung tidur setelah makan bisa memicu sakit maag, yang disebabkan oleh kelebihan asam lambung sehingga menimbulkan rasa panas yang menyebar naik dari perut ke dada dan kadang sampai tenggorokan.
3. Refluks asam
Gastroesophageal reflux disease (GERD) atau refluks asam terjadi karena katup antara perut dan kerongkongan tidak menutup sepanjang jalan. Hal ini memungkinkan asam lambung untuk kembali ke tenggorokan, yang menyebabkan sensasi terbakar. Berbaring ke sisi kanan setelah makan dapat memperburuk kondisi ini.
4. Stroke
Langsung tidur setelah makan juga dapat meningkatkan peluang untuk mengalami stroke, menurut sebuah penelitian yang dilakukan di University of Ioannina Medical School di Yunani.
Penelitian yang difokuskan pada 500 orang sehat, menemukan bahwa orang yang menunggu paling lama antara makan dan tidur berada di risiko terendah mengalami stroke.
Teori pertama menyebutkan hal ini terjadi karena refluks asam lebih mungkin menyebabkan apnea tidur, yaitu henti napas saat tidur yang dapat meningkatkan risiko stroke.
Teori lain menjelaskan bahwa hal ini terjadi karena sistem pencernaan bekerja keras sehingga dampaknya meningkatkan tekanan darah, kadar gula darah dan mungkin juga mempengaruhi kolesterol yang meningkatkan peluang stroke. Namun penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengkonfirmasi temuan ini.
Tuesday, April 17, 2012
Letak Titik Nol Kilometer di 5 Kota Besar Indonesia
Biasanya setiap daerah memiliki patokan titik nol kilometer berupa monumen penanda jarak. Monumen tersebut tidak hanya dijadikan sebagai penanda, tetapi juga sebagai objek wisata.
Titik nol kilometer diperlukan sebagai penanda jarak dari pusat kota ke daerah lain di sekitarnya. Biasanya, titik nol kilometer ditandai oleh monumen atau bangunan tertentu. Berikut Titik nol kilometer yang ada di 5 kota besar di Indonesia:
1. Museum Bahari, DKI Jakarta
Tahukah Anda dimana letak titik nol kilometer DKI Jakarta? Mungkin sebagian orang berfikir Monas, tapi ternyata bukan! Titik nol kilometer Kota Jakarta ada di Museum Bahari.
Berada di Jl Pasar Ikan No 1, Sunda Kelapa, Jakarta Utara, Museum Bahari awalnya merupakan gudang penyimpanan hasil bumi komoditas VOC. Pada tahun 1977 diresmikan jadi Museum Bahari oleh Gubernur Jakarta saat itu, Ali Sadikin. Bila berkunjung ke Museum Bahari, Anda akan menemukan aneka peralatan bahari yang ada di Indonesia. Bahkan, ada juga perahu kayu yang biasa digunakan bangsa Papua untuk mencari ikan.
2. Monumen Titik Nol Kilometer, Sabang, NAD
Titik nol kilometer di ujung barat Indonesia terletak di Kota Sabang, NAD. Sebagai penanda titik nol kilometer, dibangun sebuah monumen yang berada di bagian ujung utara Pulau Weh. Jika berkesempatan mengunjungi Kota Sabang sebagai kota terbesar Pulau Weh, jangan lewatkan berkunjung ke Monumen Titik Nol Kilometer ini, ya!
Monumen ini merupakan bangunan menara berbentuk silinder dengan tinggi 22,5 meter. Jika dilihat lebih dekat, di bagian ujungnya terdapat lambang burung garuda. Dari monumen ini, Anda akan disuguhkan dengan pemandangan laut lepas. Tak hanya itu, pengunjung yang datang juga bisa melihat kawanan monyet yang menghuni hutan.
3. Tugu Kembar, Merauke, Papua
Sama seperti Sabang, Merauke juga memiliki monumen yang menandakan titik nol kilometer di ujung Timur Indonesia. Monumen ini disebut dengan nama Tugu Kembar, karena ditempatkan di dua tempat paling ujung Indonesia, yaitu Sabang dan Merauke.
Tugu di Merauke dinamakan tugu kembar karena mirip seperti yang ada di Sabang. Ini dimaksudkan untuk mengingatkan kalau luas Indonesia mencakup Sabang-Merauke, sama seperti salah satu lagu nasional "Dari Sabang Sampai Merauke".
4. Kawasan Titik Nol Kilometer, DI Yogyakarta
Di Kota Yogya, Titik Nol Kilometer merupakan kawasan atau titik yang menjadi penentu jarak antar daerah di DI Yogyakarta. Kawasan Titik Nol Kilometer ada di depan Kantor Pos Besar Yogyakarta. Sayangnya, belum ada tugu khusus yang dijadikan sebagai tanda titik nol kilometer.
Saat malam hari, Kawasan Titik Nol Kilometer ramai dikunjungi orang lokal maupun wisatawan. Ada banyak pedagang yang menjajakan barang dagangannya di sana. Anda pun bisa menikmati suasana malam indah di Yogya.
5. Menara Siger Lampung
Menara Siger adalah menara yang menjadi titik nol di selatan Sumatera. Menara ini diresmikan pada 30 April 2008 oleh Gubernur Lampung saat itu. Menara yang menjadi kebanggan masyarakat Lampung ini telah menjadi landmark dan salah satu objek wisata di Lampung.
Jika dilihat secara fisik, Menara Siger dibangun dengan tetap menunjukkan budaya khas Lampung, yaitu warna bangunan kuning dan merah yang mewakili warna emas dari topi adat pengantin wanita. Menara ini memang dipersiapkan untuk pariwisata. Ini terlihat dengan adanya ruangan untuk wisatawan yang ingin melihat keindahan panorama laut dan alam sekitarnya. Saat datang ke menara ini, jangan lupa untuk mengabadikan foto di salah satu bagian menara yang bertulisan "Titik Nol Pulau Sumatera"
Read More...
