Manchester - Manchester United berhasil memetik kemenangan tipis 2-1 saat menjamu Arsenal. Kemenangan itu membuat The Red Devils untuk sementara menggeser Chelsea dari puncak klasemen Premier League.
Pada
laga yang berlangsung di Old Trafford, Sabtu (3/11/2012) malam WIB, MU
mampu unggul cepat 1-0. Robin van Persie membobol gawang mantan timnya
saat laga berjalan tiga menit.
Di paruh kedua laga Setan Merah
menggandakan keunggulan di menit 66. Sundulan Patrice Evra memotong
umpan Wayne Rooney memperlebar keunggulan tuan rumah jadi 2-0.
The Gunners harus bermain dengan 10 orang dua menit berselang setelah Jack Wilshere mendapatkan kartu kuning kedua usai melanggar Evra.
Arsenal
yang bermain dengan 10 pemain bisa mencetak gol hiburan di penghujung
laga. Gol itu diciptakan oleh Santi Cazorla. Tak lama pertandingan
berakhir, MU pun menang 2-1.Read More...
Sunday, November 4, 2012
Kalahkan Arsenal 2-1, MU Akhirnya Ambil Alih Puncak Klasemen
Wednesday, October 3, 2012
Tinta Printer Infus Mulai Ditinggalkan
Jakarta - Menggunakan tinta printer infus sekilas memang terlihat murah. Namun sebuah survei memperlihatkan, kini mulai banyak yang menyadari kerugiannya.
Hewlett-Packard (HP), mengutip survei terbaru firma riset IDC, menyebutkan bahwa pengguna printer rumahan maupun kantoran kini menyadari bahwa penggunaan tinta alternatif seperti Continuous Ink Supply Systems (CISS) alias tinta infus dan isi ulang akan menggugurkan garansi.
elain itu, ia juga berpotensi merusak printer dan berdampak pada biaya penggantian printer yang menyebabkan mereka malah harus mengeluarkan biaya lebih mahal.
"Mereka yang menyadari itu kebanyakan dari kalangan bisnis di perkantoran sebanyak 62%. Sisanya 38% adalah pengguna printer rumahan," kata Ellya selaku Market Development Manager IWS Hewlett-Packard (HP) Indonesia.
Tinta sering tumpah dan bocor menjadi alasan sebagian besar responden tak lagi menggunakan tinta infus. Selain itu, mereka juga mengeluhkan mesin printer yang sering macet, print-head cepat kering dan rusak, serta tak kalah penting adalah buruknya kualitas cetak.
"Lantas 70% di antaranya balik lagi menggunakan tinta original, sementara 22% mencari alternatif lain seperti pakai tinta cartridge," papar Ellya.
Dari survei ini juga diketahui bahwa sebagian besar consumer printer mengedepankan kecepatan mencetak, total biaya yang dikeluarkan serta kualitas cetak yang baik. Selain itu, mereka juga menginginkan beragam fitur menarik yang memudahkan mereka mengoperasikannya.
sumber : http://inet.detik.com/read/2012/10/03/190829/2054013/317/tinta-printer-infus-mulai-ditinggalkan?991104topnews
Pulang dari Amerika, Andik Tambah Dewasa
Pulang dari Amerika, striker Persebaya Surabaya Andik Vermansyah tampil semakin dewasa. Seolah tak punya rasa lelah, Andik Vermansyah hanya beristirahat selama sehari sepulang dari Amerika Serikat. Usai itu, ia sudah bergabung dengan tim dan ikut seleksi Persebaya. Meski seleksi ini cuma sekadar formalitas bagi Andik, toh ia menunjukkan penampilan luar biasa. Pujian pun dilontarkan padanya. Lari yang cepat dan teknik olah bola yang istimewa masih menjadi kelebihan kapten Tim Nasional (Timnas) U-22 Indonesia ini. Hanya saja permainan Andik sedikit berbeda sepulang ia menimba ilmu selama kurang lebih dua pekan di Amerika Serikat. "Lihat saja teknik bermainnya, sekarang ia menjadi lebih dewasa. Ia jadi tahu kapan momen terbaik untuk passing dan crossing. Umpan-umpannya juga akurat," puji manajer Persebaya, Saleh Hanifah. Memang, sepulang dari Amerika, Andik bermain makin cerdas. Ia tak hanya mengoptimalkan kecepatannya, namun Andik juga piawai dalam mengirimkan umpan. "Itu baru dua minggu, coba kalau dia lebih lama lagi di Amerika," canda salah penguasaha perlengkapan olahraga terkemuka di Kota Pahlawan ini. Sebagai salah satu aset berharga, Persebaya memang langsung 'mengamankan' Andik. Tak hanya Andik, 'Bajul Ijo' mulai mengumpulkan pemain-pemain muda lainnya, seperti rekan Andik di Timnas U-22, Dany Saputra dan Bima Ragil, serta kapten Timnas U-17, Evan Dimas.Read More...
Sunday, September 23, 2012
Suami yang Malas Bantu Beres-beres Rumah Rentan Kena Gangguan Mental
Jakarta, Di hari libur seperti ini, para suami yang biasanya sibuk pada hari kerja lebih suka bersantai di rumah. Dibanding menuruti hasrat malas, ada baiknya membantu istri mengerjakan pekerjaan rumah tangga. Penelitian menemukan bahwa suami yang jarang melakukan pekerjaan rumah tangga rentan mengalami gangguan mental.
Sebuah penelitian di Swedia menemukan bahwa para suami yang enggan membantu istrinya mengerjakan pekerjaan rumah tangga cenderung mudah mengalami kecemasan dan sulit berkonsentrasi. Tak hanya itu, para suami yang egois ini jantungnya juga lebih mudah berdebar-debar dibanding suami yang ringan tangan.
Penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan dari Universitas Umea di Swedia ini melihat aspek tanggung jawab di rumah dan bagaimana pengaruhnya terhadap pasangan. Para peserta dalam penelitian memiliki usia yang relatif sama dan telah diteliti sejak tahun 1981 saat masih berusia 16 tahun.
Para peneliti menemukan bahwa suami pemalas, yaitu suami yang sangat sedikit membantu pekerjaan rumah tangga, ternyata lebih banyak mengalami tekanan psikologis dibanding suami yang rajin membantu istrinya. Selain itu, suami yang kurang rajin cenderung memiliki status sosial ekonomi yang lebih rendah dibanding istrinya.
"Secara keseluruhan di Swedia, perempuan masih melakukan sebagian besar pekerjaan rumah tangga. Namun, kami menemukan bahwa jauh lebih baik bagi laki-laki jika mau mengambil separuh pekerjaan rumah tangga," kata peneliti, Lisa Harryson seperti dilansir Daily Mail, Minggu (23/9/2012).
Gangguan ini tak hanya dialami suami saja. Istri yang harus bekerja keras karena suaminya tak mau menyentuh pekerjaan rumah tangga juga lebih cepat lelah dan berisiko mengalami gangguan kesehatan.
Harryson mengatakan, meskipun Swedia memiliki budaya kesetaraan gender yang kuat, temuan ini tetap berlaku untuk negara-negara lain. Harryson juga menemukan bahwa kebanyakan peserta dalam penelitian merasa sulit mendiskusikan beban kerja dan peran gendernya di rumah.
Oleh karena itu, Harryson menyarankan pasangan untuk mendiskusikan perannya masing-masing. Pasangan harus mau mencoba melakukan hal-hal yang sebelumnya jarang dilakukan. Bertukar peran dalam urusan rumah tangga akan bermanfaat bagi pasangan.Read More...
